Dalam aksi itu, massa yang menamakan dirinya Masyarakat Pendukung TNI Bersama Organisasi Pemuda dan Mahasiswa, menegaskan bahwa revisi UU TNI tidak akan mengancam prinsip supremasi sipil atau bahkan membuka peluang kembalinya dwifungsi TNI dalam ranah politik maupun pemerintahan.
"Kami bersama elemen masyarakat Deli Serdang lainnya yakin akan hal itu. Karena revisi UU TNI dilakukan bukan untuk melemahkan kontrol sipil atas militer, melainkan untuk meningkatkan profesionalisme TNI dalam menjalankan tugas dan fungsinya," ucap Azril Hasibuan, Ketua Ikatan Sarjana Deli Serdang.
Tanggapan senada juga disampaikan para perwakilan massa aksi. Di antaranya dari FKPPI Deli Serdang, PAC PP Kecamatan Lubuk Pakam, BEM Deli Serdang, maupun IPK Kecamatan Lubuk Pakam, dan Sapma IPK Deli Serdang.
Mereka semua menyatakan optimismenya bahwa tujuan revisi UU TNI, salah satunya adalah untuk meningkatkan kemampuan TNI dalam menghadapi tantangan dan ancaman keamanan nasional, serta melindungi kepentingan bangsa dan negara. Bukan sebaliknya.
Aksi damai dan simpatik ini berlangsung tertib, aman dan lancar. Warga masyarakat yang melintas dan mendapatkan bingkisan takjil gratis, juga ikut menyampaikan dukungannya.
Sumber: Redaksi MEC
Editor: Zoel AB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar